Halaman

Selasa, 14 Januari 2014

Tentang Muhammad

Sedih ku lihat saksi bisu
Atas pengorbanan besarmu
Dan akan kebesaran cintamu
Pada umatmu ...

Pilu terasa ku lihat sejarahmu
Kau begitu ikhlas menolongku
Dari kegelapan zaman biadab itu
Yang kau ubah beribu tahun lalu

Hatimu bagaikan intan
Namun berada didasar lautan
Bercahaya menjadi penerangan
Namun tak menyilaukan pandangan

Maulid Nabi

Shalawat bergema
Dari dunia hingga ujung surga
Terus menguntai bagaikan roda
Indahnya suara hingga ku terlena

Air mata kebahagiaan
Mengalir tak terhingga
Dikala rosul telah tiba
Ia akan menuntun dunia
Kejalan dan ridhanya

Muhammad......

Aku Rindu Ibu

Wahai merpati yang hendak pergi
Bawalah suratku pada ibu
Ku takut ia menanti
Karena awan telah berubah kelabu

Janganlah takut wahai ibu
Aku pulang setelah satu windu
Untuk menebus rasa rinduku
Dan untuk membalas semua jasamu

Ibu.......

Sia-sia

Apalah arti rindu
Bila semua itu untaian tabu
Apalah arti menunggu
Bila hanya harapan palsu

Semua yang kuuntai
Semua yang kucari
Semua itu .............
Guguran daun di jalanan

Senin, 13 Januari 2014

Dibukit hijau

Saat pinus menggugurkan daunya
Ketika mentari beranjak pergi
Dibukit hijau diatas sana
Kau pergi tinggalkanku sendiri

Bejana hatiku kini tlah tiada
Namun tak dapat dipungkiri
Bahwa bukit ini adalah saksi
Pertemuan dan perpisahan kita