Namun berada didasar lautan
Bercahaya menjadi penerangan
Namun tak menyilaukan pandangan
Sedih ku lihat saksi bisu
Atas pengorbanan besarmu
Dan akan kebesaran cintamu
Pada umatmu ...
Pilu terasa ku lihat sejarahmu
Kau begitu ikhlas menolongku
Dari kegelapan zaman biadab itu
Yang kau ubah beribu tahun lalu
Hatimu bagaikan intan
Namun berada didasar lautan
Bercahaya menjadi penerangan
Namun tak menyilaukan pandangan
Shalawat bergema
Dari dunia hingga ujung surga
Terus menguntai bagaikan roda
Indahnya suara hingga ku terlena
Air mata kebahagiaan
Mengalir tak terhingga
Dikala rosul telah tiba
Ia akan menuntun dunia
Kejalan dan ridhanya
Muhammad......
Wahai merpati yang hendak pergi
Bawalah suratku pada ibu
Ku takut ia menanti
Karena awan telah berubah kelabu
Janganlah takut wahai ibu
Aku pulang setelah satu windu
Untuk menebus rasa rinduku
Dan untuk membalas semua jasamu
Ibu.......
Apalah arti rindu
Bila semua itu untaian tabu
Apalah arti menunggu
Bila hanya harapan palsu
Semua yang kuuntai
Semua yang kucari
Semua itu .............
Guguran daun di jalanan
Saat pinus menggugurkan daunya
Ketika mentari beranjak pergi
Dibukit hijau diatas sana
Kau pergi tinggalkanku sendiri
Bejana hatiku kini tlah tiada
Namun tak dapat dipungkiri
Bahwa bukit ini adalah saksi
Pertemuan dan perpisahan kita