Kamis, 05 Juni 2014
Kegagalanku
yang selalu mendustakanmu
walau raga terbujur kaku
kala hati bergelimang nafsu
maafkanlah aku wahai ayahku
ku tak mampu menjadi anakmu
yang kau panjatkan disetiap doamu
dan ku tak mampu seperti itu
maafkanlah aku wahai ibu
ku tak bisa membanggakanmu
meski ku coba bertahun tahun lalu
aku hanya benalu yang membuatmu malu
maafkanlah aku wahai kakakku
inilah kepribadianku
yang membuat engkau pilu
melihat aku tak seperti engkau mau...
Wahai Muhammad
Namun berada didasar lautan
Bercahaya menjadi penerangan
Namun tak menyilaukan pandangan
Hidupku Tabu
lemparan batu tak henti henti
sepedih kisah mengukir sejarah
sejarah tentang sungai air mata
apakah ini hukuman dari tuhan ?
yang membunuhku secara perlahan
terpenjaraku dalam lamunan tabu
berangan angan dilautan semu
Selasa, 14 Januari 2014
Tentang Muhammad
Sedih ku lihat saksi bisu
Atas pengorbanan besarmu
Dan akan kebesaran cintamu
Pada umatmu ...
Pilu terasa ku lihat sejarahmu
Kau begitu ikhlas menolongku
Dari kegelapan zaman biadab itu
Yang kau ubah beribu tahun lalu
Hatimu bagaikan intan
Namun berada didasar lautan
Bercahaya menjadi penerangan
Namun tak menyilaukan pandangan
Maulid Nabi
Shalawat bergema
Dari dunia hingga ujung surga
Terus menguntai bagaikan roda
Indahnya suara hingga ku terlena
Air mata kebahagiaan
Mengalir tak terhingga
Dikala rosul telah tiba
Ia akan menuntun dunia
Kejalan dan ridhanya
Muhammad......
Aku Rindu Ibu
Wahai merpati yang hendak pergi
Bawalah suratku pada ibu
Ku takut ia menanti
Karena awan telah berubah kelabu
Janganlah takut wahai ibu
Aku pulang setelah satu windu
Untuk menebus rasa rinduku
Dan untuk membalas semua jasamu
Ibu.......
Sia-sia
Apalah arti rindu
Bila semua itu untaian tabu
Apalah arti menunggu
Bila hanya harapan palsu
Semua yang kuuntai
Semua yang kucari
Semua itu .............
Guguran daun di jalanan